Selasa, 01 November 2016

Penyakit Herpes yang Berbahaya untuk Kehidupan Manusia

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya sendiri. Ketika penyakit herpes menimpa bapak saya. Semua tidak mengira bahwa penyakit herpes ternyata sangat berbahaya apabila tidak ditangani dengan benar. Semua tahu kalau umur, jodoh serta rejeki sudah ada yang mengatur. Tapi kita sebagai manusia wajib untuk berusaha.
Suatu ketika bapak saya merasa gatal dan heran ada apa gerangan. Setelah mencari tahu dengan cara memeriksa seluruh tubuh, saya menemukan bentolan kecil mirip seperti terkena ulat bulu. Ciri dan bentuknya seperti ketika kulit kita terkena ulat bulu yaitu :

  • Bintik-bintik kecil
  • Terasa gatal pada area bintik-bintik,
  • Mempunyai warna kemerahan,
  • Seolah ada cairan didalam bintik tersebut.


Berdasarkan diri diatas maka saya dan bapak saya mengira kalau bintik itu merupakan akibat dari bersentuhan langsung dengan ulat bulu. Makanya saya berinisiativ membalurkan garam pada area bentolan tersebut. Karena berdasarkan pengalaman saya bintik kecil akibat ulat bulu akan sembuh bila dibaluri garam. Bintik-bintik tersebut terletak di dada sebelah kanan.

Setelah menunggu beberapa hari bintik kecil itu bertambah lebar dan semakin terasa gatal. Karena khawatir dengan keadaan bapak saya maka saya kemudian membawa bapak saya berobat ke mantri terdekat. Setelah diperiksa dan dianalisa ternyata bintik kecil yang berada pada bapak saya merupakan herpes. Kemudian mantri tersebut memberikan obat untuk mengobati herpes pada tubuh bapak saya. Mungkin karena terlambat atau apa saya kurang tahu ternyata herpes tersebut malah bertambah besar. Kemudian saya kembali membawa bapak saya ke mantri tersebut. Kemudian bapak saya diberi obat kembali yang kemungkinan diberi dosis yang lebih besar. Benar saja setelah beberapa lama herpes pada tubuh bapak saya mengering dan setelah beberapa hari berangsur-angsur sembuh.

Pasti kamu mengira cerita saya berakhir sampai disini, demikian juga saya mengira bahwa herpes pada tubuh bapak saya sudah tamat. Tetapi dugaan saya salah besar, karena ternyata herpes tersebut sudah menyerang bagian syaraf pada bapak saya. Walaupun dari luar sudah tampak sembuh namun gatal dan panasnya masih terasa oleh bapak saya. Saya sangat kasihan kepada bapak saya karena kadang malam-malam bapak saya mandi untuk mendinginkan tubuh karena terasa panas dan gatal. Saya berinisiative membawa bapak saya ke dokter ahli kulit. Dan seperti biasa dokter memberi resep untuk mengobati bapak saya. Dokter tersebut memberi tahu bahwa herpes tersebut telah menyerang syaraf pada tubuh saya. Setelah beberapa hari bapak saya terasa lemas. Walaupun makan dan minum seperti biasa serta tubuhnya tidak tampak sakit akan tetapi untuk berjalan saja bapak saja mengalami kesulitan. Kata bapak  saya tubuhnya terasa lemas. Esok harinya keadaan makin memburuk, bagian perut bapak saya membesar seperti balon. Setelah mengetahui keadaan tersebut saya langsung membawa bapak saya ke rumah sakit. Setelah di cek oleh dokter, ternyata saraf pencernaan bapak saya sudah tidak berfungsi dengan baik. Makanya bapak saya susah untuk buang air besar bahkan untuk buang angin saja susah.

Di rumah sakit bapak saya diberi selang untuk buang air kecil, diberi oksigen karena sangat susah bernafas. Diberi selang pada hidung untuk mengeluarkan cairannya. Sungguh tidak tega menyaksikan orang yang kita sayangi menderita. Rencananya pada hari ke tiga bapak saya akan dioperasi. Tetapi rencana tidak sesuai dengan kenyataan, takdir berkata lain. Pada hari kedua bapak saya meninggal dengan tenang.


Dari cerita saya diatas saya hanya ingin berbagi pengalaman dan menganjurkan kepada pembaca untuk cepat tanggap darurat terhadap apa saja yang menimpa pada kita atau orang-orang disekitar kita. Segera periksa ke dokter apabila ada keluhan pada tubuh kita yang tidak kita ketahui. Demikian semoga cerita saya bermanfaat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar