Penyakit cacingan dianggap umum di
kalangan masyarakat. Karena hampir semua orang pernah mengalami penyakit
cacingan. Anak-anak, dewasa serta lansia bisa terkena cacingan. Walaupun
cacingan merupakan hal umum di Masyarakat akan tetapi kita tidak boleh menganggap
remeh cacingan. Karena dampak cacingan sangat merugikan bagi penderitanya.
Anak-anak paling rentan terhadap cacingan. Hal ini dikarenakan anak-anak masih
belum mengerti arti pentingnya kebersihan. Peran serta orang tua dalam mengawasi
anak-anak ketika bermain sangat diperlukan. Orang tua juga dituntut untuk
membimbing dan memberi pengertian kepada anak-anak untuk meminimalisir penyakit
cacingan pada anak-anak. Anak-anak yang menderita cacingan akan terganggu
tumbuh kembang fisik maupun pola pikirnya. Keadaan lingkungan sekitar merupakan
faktor penunjang penyebaran cacingan. Lingkungan yang kotor serta kurang
menjaga kebersihan menjadi sarang cacing yang nantinya bisa menjangkiti siapa
saja yang kontak langsung. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan
lingkungan sekitar menjadi salah satu kunci yang dapat mencegah cacingan
menyebar.
Ada beberapa jenis
cacing yang bisa menjangkiti manusia bila dilihat dari bentuknya, antara lain
cacing kremi, cacing pita serta cacing tambang. Akan tetapi cara cacing bisa
masuk kedalam tubuh relatif sama. Antaralain melalui makanan yang tidak
higienis dalam mengolahnya, kurangnya kesadaran kita dalam menjaga kebersihan
dan masih banyak yang lainnya. Berikut ciri cacing yang biasa menjangkiti
manusia, antara lain :
Cacing kremi
Ukuran cacing
kremai sangat kecil, karena ukuran cacing kremi hanya memiliki panjang sekitar
1/4 inci. Anak-anak biasanya langsung makan tanpa mempedulikan kebersihan tangannya.
Nah pada tangan yang kotor itu akan menempel telur-telur cacing kremi yang akan
ikut tertelan ketika memasukan makanan. Perhatikan apabila anak anda gatal pada
area dubur, mual, serta sakit perut. Itu semua merupakan salah satu ciri-ciri
cacing kremi menjangkiti anak anda. Cacing kremi biasa beraktivitas pada malam
hari. Untuk berkembang biak induk cacing kremi akan menaruh telurnya pada area
dubur. Untuk pengobatan cacing kremi dilakukan secara menyeluruh terhadap
anggota keluarga yang tinggal bersama si penderita. Hal ini untuk memutus
rantai perkembangbiakan cacing kremi. Jadi tidak hanya satu orang saja yang di
obati, akan tetapi semua orang yang ada dalam keluarga itu yang diobati.
Cacing Pita
Cacing pita bisa
masuk kedalam tubuh bisa melalui makanan yang sudah terkontaminasi oleh larva
cacing pita. Daging ikan mentah, daging babi serta daging lain yang tidak baik
atau kurang matang dalam pengolahannya menjadi salah satu penyebab cacing pita
bisa masuk kedalam tubuh manusia. Biasanya orang yang terinfeksi cacing pita akan
merasa mual kemuadian muntah disertai diare. Untuk lebih jelasnya orang yang
dicurigai terinfeksi cacing pita harus melakukan pemeriksaan tinja. Karena pemeriksaan
tinja merupakan cara paling akurat untuk mengetahui keberadaan cacing pita
dalam tubuh manusia. Sedangkan untuk pengobatannya sebenarnya tidak terlalu susah,
akan tetapi apabila tidak segera diobati bisa menyebabkan kompilasi yang lebih
serius lagi. Diperulan penangan dokter dalam memberantas cacing pita yang menginfeksi
tubuh kita.
Cacing Tambang
Cacing tambang
gemar hidup ditanah yang hangat dan lembab. Jadi bagi yang kontak langsung
dengan tanah tersebut rentan terjangkiti cacing pita. Cacing pita bisa masuk kedalam
tubuh manusia melalui pori-piri kulit, biasanya pori-pori kulit bagian kaki.
Makanya bagi anda yang sering beraktivitas dilingkungan tanah yang lembab danhangat
disarankan memakai alas kaki untuk mencegah masuknya cacing tambang melalui
pori-pori kaki. Rasa gatal dan timbulnya ruam pada area kulit tempat larva
masuk merupakan gejala infeksi cacing tambang. Larva juga bisa tinggal di
paru-paru kita, makadari itu kalau ada orang yang menimbulkan bunyi ketika
bernafas itu patut dicurigai kalau orang tersebut sudah terinfeksi cacing
tambang. Infeksi cacing tambang yang tergolong berat akan menimbulkan
bermacam-macam keluhan. Kehilangan nafsu makan, kelalahan, berat badan yang
turun, diare, sakit perut, pucat yang disebabkan oleh kekurangan zat besi serta
kekurangan protein. Dibutuhkan penanganan yang serius dalam memberantas infeksi
cacing tambang. Oleh sebab itu campur tangan dokter serta pengawasana dokter
dibutuhkan untuk menghilangkan cacing tambang dari tubuh kita.
Dari artikel
diatas dapat diambil kesimpulan, bahwa pola hidup sehat dalam menjaga
kebersihan diri kita maupun lingkungan tempat kita tinggal merupakan faktor
penting dalam mencegah infeksi semua jenis cacing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar