Kadang saya berpikir era sekarang
merupakan era modern, ilmu bisa didapat dimana saja. Kita tidak harus sekolah
khusus untuk mendapat pengetahuan tentang segala hal. Kita tinggal buka
smartphone atau interenet kita bisa melihat dan mempelajari ilmu apa saja. Ilmu
kesehatan berkembang pesat, banyak obat-obatan yang ditemukan oleh para
ilmuwan. Sehingga orang yang memiliki penyakit tidak perlu khawatir karena
sudah ada obatnya.
Akan tetetapi semua itu kadang
bertolak belakang dengan tingahlaku dan perilaku masyarakat. Sebagian
masyarakat masih kurang kesadarannya dalam menjaga kesehatan. Hal tersebut
disebabkan bukan karena kurang pengetahuan semata. Akan tetapi lebih
dikarenakan rasa malasnya melakukan pola hidup sehat. Makadari itu walaupun
tidak semuanya akan tetapi sebagian besar penyakit ditimbulkan oleh perilaku si
penderitanya. Lebih parahnya lagi terkadang orang tersebut tidak menyadari
kalau ada penyakit yang berbahaya ada dalam tubuhnya. Dan akhirnya nyawanya
tidak tertolong dikarenakan terlambat dalam melakukan pengobatan.
Kali ini saya tidak akan membahas
cara pengobatan suatu penyakit, akan tetapi akan lebih menitik beratkan pada
pembahasan perilaku hidup sehat. Walaupun perilaku tersebut sangat sederhana
dan tidak membutuhkan waktu, biaya dan tenaga, akan tetapi diperlukan kesadaran
diri sendiri.
Dalam kehidupan sehari-hari kita
banyak menjumpai warung kaki lima yang menjajakan beraneka ragam makanan
dipinggir jalan. Sehingga konsumen sangat dimanjakan dalam hal mendapatkan
makanan yang diinginkan. Yang menjadi masalah adalah ada diantara warung-warung
tersebut tidak menyediakan kursi, hal tersebut dikarenakan warung tersebut
berkeliling dengan cara menjajakan dagangannya. Ketiadaan tempat duduk tidak
menajadi masalah bagi konsumen, akan hal tersebut akan membiasakan konsumen
mengkonsumsi makanan yang dibelinya dengan cara berdiri atau tidak duduk. Dan apabila
ketika kita makan dan minum dilakukan dengan berdiri dilakukan dalam jangka
waktu yang lama serta berulang-ulang. Makan bahaya dari kebiasaan tersebut akan
berakibat fatal bagi kesehatan kita sendiri.
Kanker Esofagus
Makan dan minum sambil berdiri
bisa menjebabkan kerongkongan kita mengalami iritasi. Hal tersebut dikarenakan
asam lambung naik ke daerah esofagus yang disebabkan oleh reflux asam lambung. Iritasi
pada kerongkongan ditandai dengan panas seperti terbakar. Dan pada akhirnya
kanker pada saluran esofagus akan mengancam bagi siapa saja yang membiasakan
diri makan dan minum sambil berdiri.
Gangguan Ginjal
Kita semua memiliki jaringan
organ penyaring atau filter yang berfungsi untuk menyaring semua makan yang
masuk ke dalam tubuh kita. Organ itu disebut sfringer, cara kerja sfringer
yaitu terbuka ketika duduk dan tertutup ketika berdiri. Jadi gampangnya ketika
kita minum dengan cara berdiri maka fungsi sfringer tidak berkerja, karena
sistem penyaringan dalam keadaan tertutup. Bayangkan apabila air yang kita
minum tidak tersaring, maka semua kotoran akan ikut masuk dan mengendap dalam
saluran ureter. Apabila hal itu berlangsung secara terus menerus maka kerja
ginjal kita akan terganggu.
Dokter spesialis menyatakan
ketika kita berdiri makan tubuh kita termasuk organ dalam tubuh kita dalam
keadaan tegang karena sedang bekerja untuk menopang keseimbangan tubuh kita. Sedangkan
sebaliknya ketika kita duduk semua otot tubuh kita termasuk organ dalam tubuh
kita dalam keadaan relaks. Dalam keadaan relaks itu tentu saja organ tubuh kita
akan siap bekerja menerima makanan yang akan masuk kedalam tubuh kita.















