Minggu, 13 November 2016

Pengaruh Makan dan Minum Sambil Beridiri Bagi Kesehatan Tubuh

Kadang saya berpikir era sekarang merupakan era modern, ilmu bisa didapat dimana saja. Kita tidak harus sekolah khusus untuk mendapat pengetahuan tentang segala hal. Kita tinggal buka smartphone atau interenet kita bisa melihat dan mempelajari ilmu apa saja. Ilmu kesehatan berkembang pesat, banyak obat-obatan yang ditemukan oleh para ilmuwan. Sehingga orang yang memiliki penyakit tidak perlu khawatir karena sudah ada obatnya.

Akan tetetapi semua itu kadang bertolak belakang dengan tingahlaku dan perilaku masyarakat. Sebagian masyarakat masih kurang kesadarannya dalam menjaga kesehatan. Hal tersebut disebabkan bukan karena kurang pengetahuan semata. Akan tetapi lebih dikarenakan rasa malasnya melakukan pola hidup sehat. Makadari itu walaupun tidak semuanya akan tetapi sebagian besar penyakit ditimbulkan oleh perilaku si penderitanya. Lebih parahnya lagi terkadang orang tersebut tidak menyadari kalau ada penyakit yang berbahaya ada dalam tubuhnya. Dan akhirnya nyawanya tidak tertolong dikarenakan terlambat dalam melakukan pengobatan.

Kali ini saya tidak akan membahas cara pengobatan suatu penyakit, akan tetapi akan lebih menitik beratkan pada pembahasan perilaku hidup sehat. Walaupun perilaku tersebut sangat sederhana dan tidak membutuhkan waktu, biaya dan tenaga, akan tetapi diperlukan kesadaran diri sendiri.

Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menjumpai warung kaki lima yang menjajakan beraneka ragam makanan dipinggir jalan. Sehingga konsumen sangat dimanjakan dalam hal mendapatkan makanan yang diinginkan. Yang menjadi masalah adalah ada diantara warung-warung tersebut tidak menyediakan kursi, hal tersebut dikarenakan warung tersebut berkeliling dengan cara menjajakan dagangannya. Ketiadaan tempat duduk tidak menajadi masalah bagi konsumen, akan hal tersebut akan membiasakan konsumen mengkonsumsi makanan yang dibelinya dengan cara berdiri atau tidak duduk. Dan apabila ketika kita makan dan minum dilakukan dengan berdiri dilakukan dalam jangka waktu yang lama serta berulang-ulang. Makan bahaya dari kebiasaan tersebut akan berakibat fatal bagi kesehatan kita sendiri.

Kanker Esofagus
Makan dan minum sambil berdiri bisa menjebabkan kerongkongan kita mengalami iritasi. Hal tersebut dikarenakan asam lambung naik ke daerah esofagus yang disebabkan oleh reflux asam lambung. Iritasi pada kerongkongan ditandai dengan panas seperti terbakar. Dan pada akhirnya kanker pada saluran esofagus akan mengancam bagi siapa saja yang membiasakan diri makan dan minum sambil berdiri.

Gangguan Ginjal
Kita semua memiliki jaringan organ penyaring atau filter yang berfungsi untuk menyaring semua makan yang masuk ke dalam tubuh kita. Organ itu disebut sfringer, cara kerja sfringer yaitu terbuka ketika duduk dan tertutup ketika berdiri. Jadi gampangnya ketika kita minum dengan cara berdiri maka fungsi sfringer tidak berkerja, karena sistem penyaringan dalam keadaan tertutup. Bayangkan apabila air yang kita minum tidak tersaring, maka semua kotoran akan ikut masuk dan mengendap dalam saluran ureter. Apabila hal itu berlangsung secara terus menerus maka kerja ginjal kita akan terganggu.

Dokter spesialis menyatakan ketika kita berdiri makan tubuh kita termasuk organ dalam tubuh kita dalam keadaan tegang karena sedang bekerja untuk menopang keseimbangan tubuh kita. Sedangkan sebaliknya ketika kita duduk semua otot tubuh kita termasuk organ dalam tubuh kita dalam keadaan relaks. Dalam keadaan relaks itu tentu saja organ tubuh kita akan siap bekerja menerima makanan yang akan masuk kedalam tubuh kita.

Walaupun hal itu terlihat sepele, akan tetapi sangat besar pengaruhnya untuk kesehatan tubuh kita. Maka mulai sekarang mari bersama-sama mulai biasakan bergaya hidup sehat, salah satunya dengan cara membiasakan makan dan minum dengan duduk.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar